Selasa, 22 November 2011

kau........

Kau dekat tapi jauh
Kau terlihat tapi tak tersentuh
Kau terdengar tapi tak terusik
Kau tetap dalam sendirimu

Akhirnya seperti biasa
Berada di dunia berbeda
Mulai mengikis rasa
Mulai menepis asa

Tak terlihat cahaya rindu
Dari sorot matanya
Tak terdengar alunan merdu
Dari bisikan suaranya

Sesak di dada mengerogoti jiwa
Sempit di hati menekan sepi
Ku terombang ambing dalam sunyi
Yang tak bertepi

Sunyi membawaku berfikir
Sepi mengajakku berdzikir
semua akan berakhir
Kembali ke titik nadir

Siapakah aku???
Apa yang ku cari?
Untuk apa aku hidup???
Siapakah yang akan menemaniku selamanya?

Bukankah kau juga kan pergi?
Kau tak akan sanggup menjagaku
Kau tak akan mampu mencegah kepergianku
Kau tak akan bisa menemaniku selamanya

Jadi biarlah sepi
Menjadi sahabat sejatiku
Biarlah amal
Menjadi pendampingku selamanya

Walaupun……..
Kasih sayangmu selalu ku rindu
Do’amu selalu ku nanti, Ridhomu selalu ku harap