Kau dekat tapi jauh
Kau terlihat tapi tak tersentuh
Kau terdengar tapi tak terusik
Kau tetap dalam sendirimu
Akhirnya seperti biasa
Berada di dunia berbeda
Mulai mengikis rasa
Mulai menepis asa
Tak terlihat cahaya rindu
Dari sorot matanya
Tak terdengar alunan merdu
Dari bisikan suaranya
Sesak di dada mengerogoti jiwa
Sempit di hati menekan sepi
Ku terombang ambing dalam sunyi
Yang tak bertepi
Sunyi membawaku berfikir
Sepi mengajakku berdzikir
semua akan berakhir
Kembali ke titik nadir
Siapakah aku???
Apa yang ku cari?
Untuk apa aku hidup???
Siapakah yang akan menemaniku selamanya?
Bukankah kau juga kan pergi?
Kau tak akan sanggup menjagaku
Kau tak akan mampu mencegah kepergianku
Kau tak akan bisa menemaniku selamanya
Jadi biarlah sepi
Menjadi sahabat sejatiku
Biarlah amal
Menjadi pendampingku selamanya
Walaupun……..
Kasih sayangmu selalu ku rindu
Do’amu selalu ku nanti, Ridhomu selalu ku harap
Kau terlihat tapi tak tersentuh
Kau terdengar tapi tak terusik
Kau tetap dalam sendirimu
Akhirnya seperti biasa
Berada di dunia berbeda
Mulai mengikis rasa
Mulai menepis asa
Tak terlihat cahaya rindu
Dari sorot matanya
Tak terdengar alunan merdu
Dari bisikan suaranya
Sesak di dada mengerogoti jiwa
Sempit di hati menekan sepi
Ku terombang ambing dalam sunyi
Yang tak bertepi
Sunyi membawaku berfikir
Sepi mengajakku berdzikir
semua akan berakhir
Kembali ke titik nadir
Siapakah aku???
Apa yang ku cari?
Untuk apa aku hidup???
Siapakah yang akan menemaniku selamanya?
Bukankah kau juga kan pergi?
Kau tak akan sanggup menjagaku
Kau tak akan mampu mencegah kepergianku
Kau tak akan bisa menemaniku selamanya
Jadi biarlah sepi
Menjadi sahabat sejatiku
Biarlah amal
Menjadi pendampingku selamanya
Walaupun……..
Kasih sayangmu selalu ku rindu
Do’amu selalu ku nanti, Ridhomu selalu ku harap